Vol. 1 No. 2 (2026): Volume 1, Number 2, June 2026
Articles

INOVASI  MODEL  LITERASI DIGITAL MELALUI PELATIHAN VIDEO  EDITING OLEH PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C

Lulu Yuliani
Universitas Siliwangi
Lilis Karwati
Universitas Siliwangi
Lesi Oktiwanti
Universitas Siliwangi
Ahmad Hamdan
Unversitas Siliwangi

Published 2026-06-15

Abstract

Abstrak

 

Latar belakang Penelitian ini Keterbatasan Literasi Digital warga belajar Pendidikan Kesetaraan paket C. Peserta pendidikan kesetaraan paket C  memiliki tingkat literasi digital yang rendah bahkan tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam penggunaan teknologi digital, dapat menjadi hambatan dalam proses pembelajaran dengan model literasi digital yang inovatif. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode Deskripstif dengan 7 informan , terdiri dari informan kunci dan penyedia informasi. Hasil penelitian dan pembahasannya adalah Inovasi model literasi digital melalui pelatihan video editing dapat membawa manfaat signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta terkait teknologi informasi dan komunikasi. Pelatihan video editing dapat menjadi inovasi dalam model literasi digital  untuk mengembangkan keterampilan dalam penyuntingan audio dan video, serta penambahan elemen penunjang gambar dan suara dari sumber lain sesuai tuntutan naskah.  Pelatihan ini dapat memberikan dukungan dalam meningkatkan keterampilan literasi digital peserta, terutama dalam aspek pembuatan konten kreatif dan pengeditan video untuk efektifitas dalam menyampaikan pesan. Peserta pelatihan video editing menyelesaikan program ini dalam waktu total 118 jam, yang terbagi dari teori dan  praktik. Evaluasinya  melibatkan ujian lisan, ujian tertulis, dan ujian praktik,  dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi yang memiliki sertifikasi nasional berlaku selama 3 tahun.Pelatihan Video Editing memberikan kemampuan  peserta  menggunakan perangkat editing dan perangkat lunak editing tertentu  membuat proyek audio-visual sederhana sesuai  kebutuhan naskah, catatan urutan editing,  menjaga tanggung jawab terhadap kualitas pekerjaan mereka sendiri.

 

Kata Kunci :     Leterasi Digital, Pelatihan, Video Editing

References

  1. Abdulhak, I, (2000), strategi Membangun Motivasi Dalam Pembelajaran Orang Dewasa. Bandung: AGTA Manunggal Utama.
  2. Anisah. (1995). Pengelolaan Pendidikan Dasar. Bandung: Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP)
  3. Ariyati (2020). Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Literasi Digital Di Era 4.0: Tantangan dan Harapan. FKIP E.Proceeding.Unej
  4. Aryani, D., Putra, S. D., Noviandi, N., Fatonah, N. S., Ariessanti, H. D., & Akbar, H. (2022). Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Multimedia dengan Metode Community Based Participatory Action Research (CBPAR). Jurnal Abdidas, 3(6), 1091–1100. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i6.728
  5. Alih Moh (2020). Pengaruh Pelatihan Dan Pengembangan Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan di Airlangga University Press (AUP) Surabaya. Thesis: Universitas Muhamadiyah Surabaya
  6. Basri, Hasan., & Rusdiana, A. (2015). Manajemen Pendidikan dan Pelatihan. Bandung: CV. Pustaka Setia.
  7. Callahan, J. S., Kiker, D. S., & Cross, T. (2003). Does method matter? A meta-analysis of the effects of training method on older learner training performance. Journal of Management, 29(5), 663–680. https://doi.org/10.1016/S0149-2063(03)00029-1
  8. Cochrane, R. (2021). A Case Study Examining Japanese University Students’ Digital Literacy and Perceptions of Digital Tools for Academic English Language Learning. April.
  9. Coldwell-Neilson, J. (2020). Unlocking the code to digital literacy. In Australian Government Department of Education, Skills and Employment. https://ltr.edu.au/resources/FS16-0269_Coldwell-Neilson_Report_2020.pdf
  10. Davis, J.R. and Adelaide, B. (1998). Effective Training Strategies. San Fransisco
  11. Barret-Kochler Publishing, inc.
  12. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan (2015). Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia dini, Nonformal dan Informal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
  13. Eka, C., Puji Lestari Santoso, N., Sindy Amelia, & Devana, V. T. (2021). Pelatihan Software Editing Bagi Mahasiswa Pada Universitas Raharja. ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 60–65. https://doi.org/10.34306/adimas.v1i2.442
  14. Efendi, Y. (Pendidikan K. U. P. B. (2017). Pelaksanaan Program Pendidikan Pelatihan Pemerintah Propinsi Jawa Timur Yuli Kartika Efendi Pendidikan Kewarganegaraan Universitas PGRI Banyuwangi Abstract Abstrak. Ilmiah Kependudukan, X(2).
  15. Faisal Sanapiah. 1981. Dasar dan Teknik Menyusun Angket. Surabaya: Usaha. Nasional.
  16. Faludi, Andreas. (1973). Planning Theory. Oxford: Pergamon Press Ltd.
  17. Fitrianingtyas, A., Zuhro, N. S., Jumiatmoko, Nurjanah, N. E., & Sholeha, V. (2021). Efektivitas Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Smartphone bagi Pendidik PAUD. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 28–37. https://doi.org/10.37985/murhum.v2i2.48
  18. Hamalik, Oemar. 2001. Pengembangan Sumer Daya Manusia Manajemen Pelatihan Ketenaga Kerjaan Pendekatan Terpadu. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
  19. Kathleen P.King,(2017). Technologi and Innovation Adult Learning. San Francisco: John Wiley &Sons
  20. Kamil,M. (2007). Model pendidikan dan pelatihan (konsep dan aplikasi) Bandung: Alfabeta.
  21. Kartini, C., Myrna, R., & Ismanto, S. U. (2023). Evaluasi Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Provinsi Jawa Barat. 6, 127–138.
  22. Kirkpatrick b Kirkpatrick, D. (1998).Evaluating Training Programs. San Francisco: CA: Barrett-Koehler.
  23. Kirkpatrick, D. L. (1967). Evaluation of training.
  24. Koltay, T., (2011). The media and the literacies: media lietracy, information literacy, digital literacy. Journal Media, Culture & Society. 33(2). 211-221.DOI:10.1177/0163443710393382.
  25. Littlejohn, W. Stephen., Foss. K.A., (2009). Encyclopedia of Communication Theory. United States of America, Sage Publications, Inc.
  26. Lele, A. (2019). Industry 4.0. In Smart Innovation, Systems and Technologies.
  27. Matthew B. Miles & A. Michael (2009) Huberman, Analisis Data Kualitatif, Jakarta: Universitas Indonesia. UIPress,
  28. Mahdian, dkk(2023). Pelatihan Aplikasi Filmora sebagai Editing Tools untuk Video Bermuatan Lingkungan Lahan Basah Bagi Guru MGMP Kimia Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jurnal Journal of Community Service. 3(1), https://doi.org/10.59329/carmin.v3i1.75
  29. Moekijat. (1993). Manajemen Kepegawaian. Bandung: Alumni Bandung
  30. Nadler, Leonard. (1983). Designing Training Programs: The Critical Events Model. USA: Addison-Wesley Publishing Company.
  31. Nirmaya, G. C. (2019). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik ( JIAP ) Perencanaan Program Pelatihan Masyarakat dalam Mendukung Agenda Prioritas. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP), 5(1), 25–34.
  32. PKBM Gema (2023). Pedoman Pelatihan video Editing. Tasikmalaya
  33. Runchina, C., Sánchez-Caballé, A., & González-Martínez, J. (2022). New media literacies for transmedia learning. How students are regarding their transliteracy in Italian licei classici. Cogent Education, 9(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2022.2038344
  34. Rogers, E. M., Singhal, A., & Quinlan, M. M. (2014). Diffusion of Innovations. In An Integrated Approach to Communication Theory and Research (pp. 432-448). Routledge.
  35. Setyaningsih (2019). Model Penguatan Literasi Digital Melalui Pemanfaatan E-Learning. Jurnal Asosiasi Pendidikan Tinggi ilmu komunikasi 3 (6)
  36. Satori, D., Komariah., A., (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung. Alfabeta.
  37. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  38. Sudjana.D.(2014). Evaluasi Program Pendidikan Luar Sekolah Untuk Pendidikan Nonformal dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
  39. Sujarwo, S., Tristanti, T., & Kusumawardani, E. (2022). Digital literacy model to empower women using community-based education approach. World Journal on Educational Technology: Current Issues, 14(1), 175–188. https://doi.org/10.18844/wjet.v14i1.6714
  40. Tjokroamidjojo, Bintoro. (1987). Perencanaan Pembangunan. Jakarta: CV Haji Masagung.
  41. Trott, P. (2008). Innovation Management and New Product Development. 4th Edition. Prentice Hall.
  42. Undang – Undang No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  43. Paramita (dkk). (2022) Pelatihan Video Editing Dalam Upaya Peningkatan Keterampilan Digital Di Era Industri 4.0 bagi Santri Panti Asuhan Kafalatul Yatama. Abdimasku.Jurnal Pengabdian Masyarakat .5(2):229-234
  44. Wirawan. (2011). Evaluasi Teori, Model, Standar, Aplikasi, dan Profesi. Jakarta: Rajawali PersAryani, D., Putra, S. D., Noviandi, N., Fatonah, N. S., Ariessanti, H. D., & Akbar, H. (2022). Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Multimedia dengan Metode Community Based Participatory Action Research (CBPAR). Jurnal Abdidas, 3(6), 1091–1100. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i6.728
  45. Widiyastuti, U., & Purwana ES., D. (2015). Evaluasi Pelatihan (Training) Level Ii Berdasarkan Teori the Four Levels Kirkpatrick. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB), 3(2), 1. https://doi.org/10.21009/jpeb.003.2.1
  46. Yeşilyurt, E., & Vezne, R. (2023). Digital literacy, technological literacy, and internet literacy as predictors of attitude toward applying computer-supported education. Education and Information Technologies, 28(8), 9885–9911. https://doi.org/10.1007/s10639-022-11311-1