ANALISIS PRESUPOSISI EKSISTENSIAL PADA SPANDUK BERTULISKAN ”HATI-HATI 100 METER DI DEPAN ADA PEKERJAAN”
Diterbitkan 2026-03-09
Kata Kunci
- spanduk,
- presuposisi,
- wacana
Hak Cipta (c) 2026 Nisa Fitria (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstrak
Fenomena bahasa di ruang publik seperti spanduk dan papan peringatan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga merepresentasikan tindakan tutur sosial yang kompleks. Contohnya, spanduk “Hati-hati 100 meter di depan ada pekerjaan” menyiratkan presuposisi eksistensial tentang adanya aktivitas di lokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk presuposisi tersebut, menelaah faktor kebahasaan dan konteks wacana, serta menjelaskan fungsi sosialnya dalam komunikasi publik. Dengan metode kualitatif dan studi pustaka, penelitian menemukan ambiguitas makna karena penggunaan kata “pekerjaan” yang umum, menimbulkan tafsir berbeda seperti aktivitas konstruksi atau lowongan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spanduk tersebut mengandung presuposisi eksistensial yang menandakan adanya aktivitas nyata, tetapi penggunaan kata “pekerjaan” yang bersifat umum memunculkan ambiguitas makna di masyarakat yang sebagian menafsirkan sebagai pekerjaan konstruksi, sebagian lain sebagai lowongan kerja.